Nama : Septiani Putri
Kelas: X AKL 2
Tugas: Membuat Blog Paragraf Deskripsi, Argumentasi, Narasi, dan Persuasi
Pengertian dan Contoh Paragraf Deskripsi, Argumentasi, Narasi, dan Persuasi
1. Paragraf Deskripsi
Paragraf Deskripsi adalah menggambarkan sesuatu dengan jelas dan terperinci . Paragraf deskripsi bertujuan untuk memberikan gambaran terhadap sesuatu dengan sejelas-jelasnya sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, dan merasakan hal yang dideskripsikan.
Ciri-Ciri Paragraf Deskripsi
1. Menggambarkan atau melukiskan suatu objek seperti benda, tempat, atau suasana tertentu.
2. Melibatkan panca indra (pendengaran, penglihatan, penciuman, pengecapan, dan perabaan).
3. Menjelaskan ciri-ciri fisik dan sifat objek tertentu seperti warna, ukuran, bentuk, dan kepribadian secara terperinci.
4. Banyak ditemukan kata-kata atau frase yang bermakna keadaan atau kata sifat.
Contoh Paragraf Deskripsi:
Contoh 1:
Buah kersen merupakan buah yang memiliki nama ilmiah Muntingia calabura. Buah ini berbentuk bulat kecil dan berwarna hijau saat baru tumbuh. Menjelang matang, warna buah ini akan menguning dan perlahan-lahan menjadi merah ketika matang. Diameter buahnya berkisar 1-1,5 cm. Tekstur buah ini sangat lembut dan mirip seperti biji-bijian yang bentuknya sangat kecil, serta mempunyai rasa yang manis.
Contoh 2:
Selama aku mengenalnya, dia adalah sosok yang baik dan menyenangkan. Dia juga selalu tahu bahwa aku sedang berduka atau kesusahan tanpa pernah sekalipun aku menceritakan kepadanya. Tak ayal, dia pun sering membantuku melewati masa-masa sulit yang kualami. Sayangnya, dia memiliki sifat yang tertutup dan terlalu lugas saat berbicara. Hal itulah yang membuat jumlah teman-temannya sedikit dibanding dengan yang lainnya. Padahal, jika orang-orang mau memahami dan menerima sifatnya, niscaya mereka akan mendapat perlakuan baik seperti yang telah aku rasakan.
2. Paragraf Argumentasi
Paragraf argumentasi adalah sebuah paragraf yang gagasan utamanya dikembangkan dengan memaparkan pendapat, ulasan, pokok bahasan dan ide pribadi penulisnya.
Ciri-ciri Paragraf Argumentasi
1. Berisikan pandangan, pendapat dan keyakinan sang penulis terhadap permasalahan.
2. Memiliki data faktual yang digunakan untuk meyakinkan para pembaca.
3. Menguraikan suatu permasalahan dengan cara menganalisa dan memberi sebuah analogi.
• Contoh paragraf argumentasi:
- Contoh Paragraf Argumentasi tentang Pendidikan
Pendidikan di Indonesia dewasa ini masih tertinggal cukup jauh dengan pendidikan yang berada di negara-negara lain yang ada di dunia.
Bahkan Indonesia sendiri masih kalah dengan negara jiran kita, yakni Malaysia dan Singapura dalam bidang pendidikan.
Hal ini dapat disaksikan dari banyaknya penduduk mereka yang memperoleh pendidikan sampai ke perguruan tinggi.
Sedangkan di Indonesia, jumlah penduduk yang mendapatkan pendidikan saja masih jauh tertinggal dengan negara lain, apalagi di daerah-daerah tertinggal seperti NTB, NTT, Papua dan masih banyak lagi daerah lainnya.
Ketertinggalan pendidikan di daerah-daerah tersebut disebabkan karena tidak meratanya pendidikan di Negara Indonesia. Pemerintah hanya membangun fasilitas pendidikan di daerah perkotaan, terkhusus pulau Jawa.
Tidak hanya itu, terbatasnya jumlah guru yang ada di daerah tersebut juga ikut menciptakan semakin jauhnya akses pendidikan yang ada di daerah.
Akhirnya, pendidikan di Indonesia tidak merata serta cenderung tertinggal, sehingga belum mampu untuk bersaing dengan negara lain yang ada di dunia.
- Contoh Paragraf Argumentasi Tentang Lingkungan
Musim kemarau pada tahun ini adalah kemarau terparah dalam kurun 10 tahun terakhir. Hujan tidak turun selama 6 bulan mengakibatkan tanah dan sumber air menjadi kering. Menurut BMKG, tahun ini hujan diprediksi akan turun pada bulan depan.
Jika hal itu terjadi, maka bisa dipastikan bahwa kemarau tahun ini bukanlah kemarau yang biasa, dikarenakan terjadi selama 7 bulan. Sedangkan menurut data yang disampaikan oleh BMKG tahun lalu, kemarau hanya terjadi selama 5 bulan.
Dengan demikian, petani banyak yang merugi karena gagal panen karena tidak ada air yang mengairi sawah mereka.
3. Paragraf Narasi
Paragraf narasi sendiri merupakan sebuah karangan yang menceritakan kisah dalam runtutan waktu tertentu.
Ciri-Ciri Paragraf Narasi
1. Isinya disajikan secara kronologis.
2. Banyak ditemkan kalimat yang berisi unsur tindakan atau perbuatan.
3. Mempunyai alur yang jelas, seperti orientasi, klimaks dan menyelesaikan masalah.
4. Seringkali bercerita tentang suatu kisah, atau pengalaman hidup seseorang.
5. Mempunyai alur atau plot.
• Contoh Paragraf narasi:
Contoh 1 :
Sebuah kota Z, hiduplah seorang pemuda yang ingin menjadi pahlawan. Pada suatu hari ia menolong seorang anak kecil yang akan dibunuh oleh penjahat, ia kewalahan melawan penjahat tersebut namun akhirnya menang. Karena semakin bersemangat menjadi pahlawan, ia berlatih dengan 100x push up, 100x squat jump, 100x sit up dan lari 3 KM setiap harinya. Pada akhirnya dia bisa menjadi orang yang sangat kuat.
Cerita diatas mengisahkan seorang pemuda yang terobsesi menjadi pahlawan yang kuat setelah menolong seorang anak kecil yang hendak dibunuh oleh penjahat. Setelah melewati latihan yang keras, pada akhirnya ia berhasil menjadi orang yang sangat kuat untuk menjadi pahlawan.
Contoh 2:
Elsa mencari kayu bakar di hutan
Di suatu pagi yang sangat cerah, Elsa pergi mencari kayu bakar di hutan, ia tak sendirian karena ia pergi bersama sang Kakek. Tak terasa ia telah tiba di hutan yang lebat, ia mendengar suara-suara hewan yang nyaring. Namun ia takut karena itu pengalaman pertamanya untuk mencari kayu bakar di hutan.
Cerita diatas mengisahkan Elsa yang baru pertama kali mencari kayu bakar di hutan bersama kakeknya, karena merasa asing dengan suasana hutan ia jadi merasa takut.
4. Paragraf Persuasi
Paragraf Persuasi adalah paragraf yang mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat penulis dengan disertai bukti dan fakta (benar-benar terjadi).
Ciri-ciri Paragraf Persuasi
1. Isinya mengandung fakta dan bukti sebagai faktor yang kuat dalam mempengaruhi atau kalimat dengan bentuk ajakan/bujukan.
2. Tulisan memiliki tujuan untuk mendorong atau mempengaruhi pada suatu hal.
3. sedangkan untuk bahasa yang di gunakan dibuat provokatif, menarik, dan antusias.
• Contoh paragraf persuasi
Contoh 1:
“masalah lingkungan bukan hanya menjadi masalah pemerintah saja tapi semua orang wajib menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. banyak akibat buruk yang ditimbulkan oleh kerusakan lingkungan, seperti tanah longsonr, kabut asap, dan lain sebagainya. untuk itu, jagalah kelestarian alam dan lingkungan yang ada di sekitar kita.”
Contoh 2 :
“penggunaan bahan kimia sebagai campuran bahan makanan hewan ternak memang dapat mempercepat pertumbuhan hewan ternak. Bahkan pertumbuhannya bisa dua kali lipat dari biasanya. Tapi kekurangan bahan kimia pada makanan ternak dapat berdampak yang kurang baik pada hasil ternak karena pada bahan-bahan kimia tersebut dapat berpengaruh terhadap kesehatan hewan ternak. Bukan hana itu saja. Penggunaan bahan kimia juga dapat berpengaruh pada hasil produksi hewan ternak yang menjadi tidak alami lagi sehingga akan berpengaruh pada struktur zat hasil peternakan non-organik. Oleh karena itu, beralihlah pada cara-cara beternak yang sehat karena peternakan organik memanfaatkan bahan makan dari alam seperti rumput liar sehingga dapat menghasilkan hewan ternak yang lebih sehat dan juga menghasilkan struktur zat yang lebih alami.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar